Assalamu'alaikum, selamat datang!

Halo, aku Ummu Balqis.

Penulis, ibu, dan pencerita yang menuliskan cinta, iman, dan keluarga lewat kata-kata yang sederhana.

Ilustrasi doodle Ummu Balqis duduk membaca buku

"Menulis adalah cara paling teduh untuk berbagi."

Apa yang aku tulis?

Pernikahan

Menyalakan kembali cinta dengan iman, psikologi, & neuroscience.

Parenting Islami

Menemani ibu & ayah membangun keluarga yang teduh dan dekat dengan Allah.

Cerita Anak

Mengenalkan iman lewat kisah-kisah ringan untuk si kecil.

— Tentang aku —

Sebuah cerita kecil

Doodle Ummu Balqis

Halo, namaku Ummu Balqis. Aku seorang ibu yang menulis. Atau mungkin lebih tepat: seorang penulis yang juga sedang belajar menjadi ibu.

Lewat buku, e-book, dan tulisan-tulisan ringan, aku ingin menemani siapa saja yang sedang membangun rumah tangga, mendidik anak, atau sekadar mencari ketenangan di tengah hari yang berisik. Tulisan-tulisanku berakar pada nilai Islam, dipadu dengan psikologi dan ilmu yang terus aku pelajari.

Buku-bukuku — dari Titik Balik, Bukan Ibu Biasa, sampai Menghidupkan Kembali Cinta dalam Pernikahan — lahir dari obrolan, perenungan, dan banyak doa.

Yang aku percayai

Iman dulu

Setiap kata yang kutulis berusaha pulang pada Allah.

Hangat & jujur

Tidak menggurui. Aku menulis dari pengalaman.

Sederhana

Bahasa yang ringan, tapi insya Allah berbobot.

— Showcase —

Karya & Buku

Setiap buku adalah surat panjang. Untuk diri sendiri, untuk keluarga, dan untuk siapa saja yang membutuhkannya.

Semua karya tersedia di lynk.id/ummubalqis.blog

— Catatan harian —

Sepenggal tulisan

Catatan-catatan ringan yang lahir dari obrolan, doa, dan kopi sore.

Pernikahan

Tentang menyalakan kembali cinta

Kadang cinta tidak hilang. Ia hanya sedang lelah. Tugas kita adalah memberinya tempat untuk istirahat, bukan menghakiminya karena meredup.

— Ummu Balqis
Parenting

Anak bukan proyek, tapi amanah

Mendidik anak itu bukan tentang seberapa cepat ia bisa membaca atau menghafal. Tapi tentang seberapa dekat hatinya pada Tuhannya.

— Ummu Balqis
Ibu

Menjadi ibu yang cukup

Kita tidak perlu menjadi ibu yang sempurna. Cukup menjadi ibu yang hadir — yang mendengar, yang memeluk, yang mendoakan.

— Ummu Balqis
Keluarga

Rumah yang teduh

Rumah yang teduh tidak ditentukan oleh besarnya. Tapi oleh seberapa banyak doa yang dipanjatkan di dalamnya.

— Ummu Balqis

Ingin baca lebih banyak?

Ikuti tulisan harianku di Instagram & Threads.

"Setiap rumah punya cerita.
Setiap ibu punya suara yang layak didengar."

— Ummu Balqis

— Sapa aku —

Yuk, ngobrol

Untuk kerja sama, undangan, atau sekadar menyapa — pintu selalu terbuka.

Terima kasih sudah mampir.

Semoga ada satu kata di sini yang bisa kau bawa pulang.